Laman

Sabtu, 23 April 2016

Dasar-Dasar Ilmu SOSIOLOGI dan ANTROPOLOGI

A.    KONSEP DASAR ANTROPOLOGI DAN SOSIOLOGI KESEHATAN


SOSIOLOGI

Sosiologi terdiri dari kata socius : masyarakat dan logos : ilmu

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat, perilaku sosial manusia (perilaku kelompok, interaksi kelompok & menganalisis pengaruh kegiatan kelompok pada anggotanya)

Sosiologi: pengetahuan tentang hubungan sosial manusia & produk dr hubungan tersebut.

Konsep yang paling mendasar dalam ilmu-ilmu sosial dan ilmu perilaku ialah masyarakat, istilah masyrakat seringkali dibedakan dalam kata society dan community. Kata “society” itu menunjuk kepada pengertian masyarakat luas, yang merupakan kumpulan dari individu-individu  yang saling berinteraksi yang mempunyai tujuan bersama dan cenderung memiliki kepercayaan, sikap dan perilaku yang sama.

Sedangkan kata “community”  atau komunitas merupakan suatu tempat, suatu kumpulan manusia ataupun suatu sistem sosial. Komunitas sebagai tempat, mencakup lingkungan fisik dimana seseorang hidup.

Persepsi masyarakat tentang sehat-sakit sangat dipengaruhi oleh unsur sosial budaya, sebaliknya petugas kesehatan berusaha sedapat mungkin menerapkan kriteria medis yang berdasarkan diagnosa kondisi fisik seorang individu.

Perbedaan persepsi atau pendapat antara masyarakat dan petugas kesehatan inilah yang sering menimbulkan masalah dalam melaksanakan program kesehatan

Rabu, 13 April 2016

Perangkat Keras Komputer



Perangkat suatu sistem komputer sesungguhnya terdiri dari tiga macam perangkat penyusunannya, yaitu:
1.     Perangkat keras komputer
2.     Perangkat lunak komputer
3.     Perangkat manusiawi
Ketiga perangkat penyusun sitem komputer tersebut tidak dapat saling dipisahkan satu dengan yang lain, dan tidak dapat bekerja tanpa perangkat yang lain. Para pengguna komputer perlu memahami hal ini agar dapat mengatur suatu sistem yang baik. Suatu sistem komputer mempunyai keseimbangan beban di antara perangkat pembentukannya, sehingga sistem komputer yang dibangun dapat berkembang dengan baik, ketiga perangkat komputer tersebut akan kita pelajari satu persatu agar diperoleh suatu gambaran yang lengkap tentang masing-masing perangkat tersebut. Modul ini membahas tentang perangkat keras komputer. Perangkat keras komputer sesuai dengan peranannya dapat dikelompokkan menjadi 2 yaitu:

Perangkat keras utama
Yaitu perangkat keras yang harus ada, karena perangkat keras inilah yang menyusun sistem komputer. Tanpa salah satu komponen perangkat keras utama maka komputer tidak akan bisa bekerja.

Perangkat keras bantu
Yaitu perangkat keras yang tidak mutlak harus ada, tanpa perangkat keras bantu sistem komputer akan tetap dapat bekerja, tetapi bila perangkat keras bantu ini berfungsi, maka kerja sistem komputer akan jauh lebih efektif.
Dengan mempelajari modul ini andadiharapkan dapat memahami tentang perangkat keras komputer, tentang jenis tiap komponen utama dan cara kerja masing-masing jenis. Selain perangkat pokok akan dipelajari juga jenis-jenis komponen  perangkat  keras bantu. Dengan mengetahui cara kerja komponen-komponen perangkat keras tersebut maka diharapkan anda dapat mengetahui kemampuan kerja suatu komputer yang anda pakai berdasarkan spesifikasi alat-alatnya. Dengan  mengetahui sifat dan cara kerjanya komponen  perangkat keras, diharapkan anda dapat menggunakan alat-alat tersebut dengan tepat dan efektif.
Setelah mempelajari modul ini anda diharapkan dapat memahami:
·       Komponen-komponen utama komputer
·       Cara kerja komponen-komponen utama komputer
·       Jenis-jenis komputer bantu
·       Cara kerja komputer bantu dan sifat masing-masing

Perangkat Keras Komputer

Perangkat keras utama dari suatu sistem komputer pada dasarnya terdiri dari 5 komponen penyusunnya, yaitu sebagai berikut:
1.     Unit masukan
2.     Unit memori
3.     Unit pusat pemrosesan
4.     Unit perhitungan dan penalaran
5.   Unit Keluaran.

Selasa, 12 April 2016

Mencari Teladan dari Master of Love and Mercy: CHENG YEN (1)



”Meraih hak-hak kita; ini bukanlah berkah. Jika seseorang tidak bekerja dengan tekun untuk memperbaiki pikirannya selama kehidupan ini, dalam kehidupan berikutnya dia tidak akan dapat lahir dengan kecerdasan yang lebih besar—kita dapat memperkirakan masa depan kita dengan memerhatikan kebiasaan kita saat ini.”


“Namun seseorang yang terlahir dengan kecerdasan yang hebat dalam kehidupan ini, pasti dalam kehidupan sebelumnya dia telah bekerja keras untuk mengembangkan hal ini—kita dapat menelusuri masa lampau kita dengan memeriksa status masa kini kita.”
“Di samping apa yang kita bawa sejak lahir, kita juga harus meneruskan untuk menyerap dan mencerna—-untuk belajar.

Seorang anak dapat terlahir sebagai pembelajar yang cepat, namun bahkan seorang genius harus dididik. Kita telah mendengar bahwa seorang anak berusia tujuh tahun dapat pergi Perguruan Tinggi, namun kita tak pernah mendengar bahwa seorang anak dilahirkan dengan pengetahuan seorang lulusan perguruan tinggi.”