Melihat keadaan di Indonesia secara keseluruhan, kita dalam membuat blog atau transaksi elektronik lainnya, alangkah baiknya jika memfokuskan diri pada tema-tema seperti pendidikan moral, kesetaraan gender, pembangunan sosial dan ekonomi, pemberdayaan muda-mudi, perdamaian, keharmonisan antar agama, musyawarah dan mengenai lingkungan, tema kesehatan dan sebagainya.
Pilihan tema tersebut tentu mempunyai dampak positif dan membangun. Namun jika mengambil tema sebaliknya akan mempunyai dampak negatif bagi kemajuan umat manusia.
Pertimbangan tersebut didasarkan pada persebaran tulisan di media sosial yang tidak tersaring, Siapapun bisa akses asal bisa buka jaringan internet saat ini. Siapapun dari latar pendidikan apapun, sehingga penalaran terhadap tulisan kita akan ditanggapi berbeda. Berdasarkan nalar dan daya tangkap pikiran masing-masing. Satu tema yang sama akan berdampak berbeda jika yang membacanya dari kalangan berbeda.
Rabu, 09 Mei 2018
Sabtu, 28 Mei 2016
Download PPT Perilaku Kesehatan Sebagai Penentu Kesehatan
PPT Perilaku Kesehatan Sebagai Penentu Kesehatan untuk pertemuan kedua S1 Perawat STIKES BPM
Sabtu, 30 April 2016
Budi Pekerti
Dasar Filosofis
a. ManusiaMenurut Budiawati, 2007 Manusia sebagai makhluk hidup memiliki 2 kekayaan yaitu akal dan budi atau lazim diistilahkan sebagai pikiran dan perasaan. Akal dan budi yang ada pada diri manusia memungkinkan munculnya tuntutan-tuntutan hidup manusia yang lebih daripada tuntutan makhluk hidup yang lain. Tuntutan hidup manusia ada yang berupa tuntutan jasmani dan rohani.
Yang monumental yang sampai kapanpun tidak pernah dapat dihasilkan oleh manusia. Buah akal budi manusia yang berupa cipta, karya dan karsa terus berkembang menciptakan benda-benda baru untuk memenuhi kebutuhan keperluan hidup baik jasmani maupun rohani.
Tugas 1 Budi Pekerti
Untuk Kelas Alih Jenjang S1 Keperawatan:
Sabtu, 23 April 2016
Dasar-Dasar Ilmu SOSIOLOGI dan ANTROPOLOGI
A. KONSEP DASAR ANTROPOLOGI DAN SOSIOLOGI KESEHATAN
SOSIOLOGI
Sosiologi terdiri dari kata socius : masyarakat dan logos : ilmu
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat, perilaku sosial manusia (perilaku kelompok, interaksi kelompok & menganalisis pengaruh kegiatan kelompok pada anggotanya)
Sosiologi: pengetahuan tentang hubungan sosial manusia & produk dr hubungan tersebut.
Konsep yang paling mendasar dalam ilmu-ilmu sosial dan ilmu perilaku ialah masyarakat, istilah masyrakat seringkali dibedakan dalam kata society dan community. Kata “society” itu menunjuk kepada pengertian masyarakat luas, yang merupakan kumpulan dari individu-individu yang saling berinteraksi yang mempunyai tujuan bersama dan cenderung memiliki kepercayaan, sikap dan perilaku yang sama.
Sedangkan kata “community” atau komunitas merupakan suatu tempat, suatu kumpulan manusia ataupun suatu sistem sosial. Komunitas sebagai tempat, mencakup lingkungan fisik dimana seseorang hidup.
Persepsi masyarakat tentang sehat-sakit sangat dipengaruhi oleh unsur sosial budaya, sebaliknya petugas kesehatan berusaha sedapat mungkin menerapkan kriteria medis yang berdasarkan diagnosa kondisi fisik seorang individu.
SOSIOLOGI
Sosiologi terdiri dari kata socius : masyarakat dan logos : ilmu
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat, perilaku sosial manusia (perilaku kelompok, interaksi kelompok & menganalisis pengaruh kegiatan kelompok pada anggotanya)
Sosiologi: pengetahuan tentang hubungan sosial manusia & produk dr hubungan tersebut.
Konsep yang paling mendasar dalam ilmu-ilmu sosial dan ilmu perilaku ialah masyarakat, istilah masyrakat seringkali dibedakan dalam kata society dan community. Kata “society” itu menunjuk kepada pengertian masyarakat luas, yang merupakan kumpulan dari individu-individu yang saling berinteraksi yang mempunyai tujuan bersama dan cenderung memiliki kepercayaan, sikap dan perilaku yang sama.
Sedangkan kata “community” atau komunitas merupakan suatu tempat, suatu kumpulan manusia ataupun suatu sistem sosial. Komunitas sebagai tempat, mencakup lingkungan fisik dimana seseorang hidup.
Persepsi masyarakat tentang sehat-sakit sangat dipengaruhi oleh unsur sosial budaya, sebaliknya petugas kesehatan berusaha sedapat mungkin menerapkan kriteria medis yang berdasarkan diagnosa kondisi fisik seorang individu.
Perbedaan persepsi atau pendapat antara masyarakat dan petugas kesehatan inilah yang sering menimbulkan masalah dalam melaksanakan program kesehatan
Langganan:
Postingan (Atom)
